Kata Siapa Emak-emak Nggak Bisa Tampil Hits? 7 Hot Mama Ini Justru Makin Cantik Setelah Berkeluarga

02.44 Add Comment

daftar artis yang semakin cantik setelah menikah

Habis menikah, sulit untuk menjaga penampilan. Siap-siap deh tampil makin kucel dan acak-acakan!

Pernyataan di atas bisa jadi benar, bisa jadi salah. Tentu dalam hidup, akan ada fase di mana penampilan nggak akan jadi prioritas utamamu. Ya, pasca menikah dan jadi pengantin baru mungkin menjaga penampilan nggak jadi masalah. Tapi tunggu setelah kamu hamil dan melahirkan anak, maka bisa jadi perkara penampilan oke jadi sesuatu yang mewah.

Advertisement

Yap, akan ada fase di mana kamu akan lebih banyak tampil kucel seperti misalnya beberapa bulan pertama menjadi ibu. Tapi bukan berarti hal tersebut akan berlangsung selamanya. Dengan tekad dan usaha, kamu bahkan bisa kok tampil lebih memesona dari sebelum menikah. Nggak percaya? Tujuh hot mama ini nih buktinya, bahwa menikah dan punya anak nggak menghalangi kamu untuk berkarier hebat dan punya penampilan memukau!

1. Gisella, penyanyi dan aktris yang merupakan Mama-nya si lucu Gempita ini jadi bukti, menikah nggak jadi penghalang untuk makin terlihat kece badai

Makin bening setelah berkeluarga~ via www.kapanlagi.com

Meningkatnya ilmu tentang fesyen dan make up pun bisa jadi beberapa faktor penunjang penampilan Mama Gempi yang semakin bersinar pasca menikah dengan Gading Marten. Selain kemapanan hidup yang semakin baik tentunya ya.

2. Cantik itu butuh modal, itu benar. Tapi meski ada modal tapi niatnya setengah-setengah ya sama saja bohong. Terbukti, usaha cantik Nana Mirdad pasca menikah nggak mengkhianati hasil!

Sebelum nikah sama sesudah nikah. Beda banget ya? via cdn2.tstatic.net

Lama nggak terdengar kabarnya, Nana Mirdad memukau banyak warganet melalui unggahan-unggahan swafotonya yang cetar membahana pasca menikah dan punya dua orang anak bersama Andrew White di akun Instagram. Nana tampil lebih segar, modis dan hits meski sudah disibukkan dengan kehidupan berumahtangga. Terbukti ‘kan punya anak nggak jadi penghalang buat tampil semakin elegan dan memesona?

3. Harus diakui, pasca menikah, karier dan penampilan Bunga Citra Lestari justru semakin melesat. Makin cantik dan elegan!

Semakin elegan via www.liputan6.com

Advertisement

Siapa bilang artis setelah bersuami dan melahirkan anak, kualitas penampilannya pasti jadi semakin menurun? Terbukti Bunga Citra Lestari berhasil meningkatkan penampilan kecenya pasca menikah hingga bisa secetar sekarang. Plus, kariernya yang semakin meroket jadi bukti, menikah itu nggak jadi alasan penghambat kariermu.

4. Meski memang sudah cantik sejak dulu, terbukti pasca menikah dan memiliki 3 orang anak penampilan Nia Ramadhani justru jadi semakin cantik dan modis abis!

Makin kayak barbie~ via www.grid.id

Pasca menikah, penampilan Nia Ramadhani justru semakin terlihat cantik, elegan dan hits abis. Meski sudah bersuami dan punya 3 anak, Nia malah tetap terlihat segar dan memesona. Masih pantas ‘kan pakai seragam SMA?

5. Terkenal dengan perannya sebagai Zaenab di sinetron hits, Si Doel, Maudy Koesnaedi pasca menikah terlihat jauh lebih anggun, cantik dan memukau

Sejak dulu sudah ayu sih via www.kapanlagi.com

Meski sudah berkepala 4, Maudy justru terlihat semakin cantik memesona pasca hidup berumahtangga. Setelah menikah, Maudy justru terlihat semakin terlihat stylish dan elegan. Ya, selain kemapanan hidup, seiring waktu gaya make up dan rambut yang semakin stylish juga menjadi penunjang penampilan untuk semakin terlihat cetar~

6. Kalau dulu kamu pikir Chelsea Olivia itu cantik, lihat deh sekarang setelah melahirkan Nastusha. Semakin cantik, segar dan malah kelihatan lebih muda ‘kan?

Makin imut dan segar via www.grid.id

Chelsea Olivia sukses terlihat lebih memukau setelah menikah dan memiliki 1 orang anak. Modalnya selain dana yang memadai, tentu tekad yang kuat dong. Kata siapa habis nikah perempuan nggak boleh berusaha cantik? Kalau perlu sih malah ekstra perawatannya, hehe~

7. Sarwendah termasuk selebritas yang tampil lebih memukau dan bersinar pasca menikah dengan Ruben Onsu. Selain semakin terlihat kinclong, gaya fesyennya pun makin jadi panutan~

Makin dewasa dan elegan via www.wowkeren.com

Setelah menikah, wajar kalau waktu para istri bakal lebih banyak tersita untuk mengurus anak dan suami. Tapi sebagai figur publik, jelas Sarwendah tetap harus memperhatikan penampilan dong. Melalui serangkaian perawatan khusus seperti filler, tanam benang, sulam alis, hingga sulam bibir, Mama Thalia ini sukses tampil lebih hits dan memesona~

Intinya, entah dengan kocek tebal atau nggak kalau ada niat, setelah menikah siapapun pasti bisa kok tampil cantik. Ya, untuk secetar mereka mungkin kamu akan butuh veneer gigi, sulam alis, sulam bibir, tanam benang, atau tanam bulu mata. Kalau dana belum sampai ke situ, kamu bisa kok melakukan perawatan simpel sendiri di rumah. Intinya, untuk terlihat rapi, wangi dan pantas bisa dilakukan siapa saja bahkan olehmu setelah menikah nanti. Bukan sekadar buat suami, tapi untuk menghargai diri sendiri. Setuju?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2pR9P6l
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

Bukan Cuma Biar Lega, Ini 6 Alasan Cowok Nggak Perlu Malu Untuk Menangis

02.44 Add Comment

Cowok boleh menangis

Setiap orang pernah menangis. Luapan perasaan dari dalam diri yang ditandai dengan keluarnya air mata ini biasanya disebabkan oleh peristiwa yang menyedihkan, menakutkan, haru, bahkan bahagia yang tak terkira. Meski menangis selama ini lebih identik dilakukan oleh cewek. Barangkali karena perasaan cewek lebih peka atau halus dibanding cowok.

Alasan yang sangat mungkin memengaruhi mengapa cowok jarang menangis adalah adanya stereotip cengeng dan lemah yang akan tersemat kepadanya apabila menangis. Nah bicara soal cowok menangis, Hipwee punya pandangan sendiri bahwa sejatinya kamu para cowok nggak perlu malu untuk menangis. Mau tahu kenapa? Berikut beberapa alasannya.

1. Menangis cara termudah menanggalkan semua hal negatif, mulai dari sedih, marah, hingga kecewa. Jadi bukan soal kecengeng semata

Nggak melulu cengeng via unsplash.com

Advertisement

Menangis bukan cengeng. Menangis adalah proses meluapkan segala perasaan yang ada di hati. Umumnya yang bersifat negatif, seperti marah, sedih dan kecewa. Masalah dalam hidup yang acap menguji kualitas hidupmu kadang membuatmu stres karena nggak kunjung menemui jalan keluar. Dan menangis adalah kuncinya. Menangis membuat semua beban yang menghalangi pikiran jernih itu lambat laun akan lunak hingga hilang.

2. Menangis itu manusiawi karena kamu punya perasaan. Sementara tak pernah menangis justru tanda ada yang salah pada dirimu

Manusiawi via unsplash.com

Menangis adalah hal manusiawi yang semua orang pasti mengaaminya karena sudah bawaan lahir manusia. Mulai sekarang kamu nggak perlu ragu untuk menangis jikalau merasa perlu, karena sterotip cengeng atau lemah ini sangat tidak relevan dengan sifat lahiriah yang dimiliki manusia. Hey dude, cowok juga manusia sebagai manusia yang punya hati dan perasaan yang bisa tergerak, tersentuh, bahkan tersakiti kapan saja waktunya.

3. Menahan diri agar tak menangis hanya akan membuat hatimu kacau tak berkesudahan

Merugi via unsplash.com

Menahan diri untuk nggak menangis nggak baik bagi tubuh. Menimbun emosi berlama-lama sama halnya dengan membelenggu jiwamu sendiri. Bersikap seolah penuh ketegaran justru malah bisa menyeretmu dalam kesakitan yang berlipat-lipat.

Advertisement

Menangis meratapi nasib membawa diri kita pada kejujuran dan kerendahan hati. Melepaskan ketegangan dan  menggantinya dengan kelegaan hati. Setelah hati lega, sejatinya kamu terlahir kembali. Penyelesaian masalah pun bisa kamu hadapi tanpa beban di hati.

4. Pada dasarnya, laki-laki lebih emosional daripada perempuan. Tapi laki-laki lebih pintar menyembunyikan

Emosional via unsplash.com

Sedari kecil kamu pasti sering dijejali kalimat “Cowok harus kuat.. nggak boleh nangis.” Kebiasaan inilah yang kemudian membuatmu tumbuh dengan keyakinan seburuk apapun masalahnya sebisa mungkin harus memendam emosi. Sejatinya nggak ada yang salah dengan hal tersebut, cuman dalam pelaksanaannya, kamu acap memaksakan memendam perasanmu sendiri hingga menyebabkan ganjalan-ganjalan di hati.

Cowok dipaksa menekan perasaannya karena banyak anggapan bahwa jiwa sensitif ialah jiwa yang lemah. Padahal kenyataannya nggak begitu. Memiliki kepekaan rasa sebagaimana yang nggak dirasakan orang pada umumnya justru adalah sebuah anugerah karena dengan begitu kamu lebih bisa memahami orang lain.

5. Selain bikin hati lega, menangis bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan raga

Menangis itu sehat via unsplash.com

Dilansir Lifehack, saat menangis, tubuh mengeluarkan beberapa bahan kimia dan hormon yang terbentuk saat stres. Melalui air mata, semua zat dan hormon tersebut juga ikut dikeluarkan. Itulah alasan kenapa sebagian besar orang merasa lebih lega dan nyaman setelah menangis.

Sebaliknya, jika kamu menahan diri untuk nggak menangis, justru akan meningkatkan stres yang juga menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan masalah kardiovaskular. Menangis dapat menurunkan tingkat stres, emosimu akan tersalurkan sehingga beban pikiran jadi terangkat.

6. Menangis sangat mungkin membuatmu lebih bahagia karena emosimu terluapkan dengan cara yang benar

Terluapkan secara positif via unsplash.com

Ketika beban perasaan menumpuk tubuh terasa nggak nyaman, pikiran kalut, kita menjadi super sensitif. Saat itulah rasanya kamu cuma punya satu-satunya pilihan yaitu menangis. Menangis adalah pilihan yang paling positif sebab nggak merugikan siapa-siapa. Coba bandingkan dengan kamu menahan perasaan itu hingga lama-kelamaan menjadi bom waktu yang kapan saja bisa meledakan amarahmu, salah-salah orang lain yang kena getahnya.

Itulah tadi beberapa alasan mengapa cowok seharusnya nggak perlu malu untuk menangis. Jangan lagi beranggapan bahwa kamu lemah hanya karena ia menangis. Kamu tetaplah manusia biasa yang bisa menangis jika bersedih dan tertawa jika bahagia. Jangan bebani mereka dengan anggapaan bahwa laki-laki tidak boleh terlihat lemah di hadapan semua orang. Meski juga nggak perlu ditunjukkan kepada setiap orang dan setiap saat juga — yang jelas sekumpulan perasaan atau emosi ini nggak perlu ditahan karena perasaan juga butuh disalurkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2GCX9ui
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

8 Kalimat Sesat yang Harus Dihindari Saat Bertengkar, Biar Kisah Cinta Kalian Nggak Cepat Kelar

02.44 Add Comment

Kalimat yang mesti dihindari saat bertengkar dengan pacar

Dalam hubungan pasti ada yang momen-momen di mana kamu dan dia bertengkar. Ini wajar, namanya juga hidup berdampingan, pastilah ada beda pendapat – karena isi kepalamu dengan dia tentu berbeda. Justru kamu harus khawatir kalau hubunganmu dengan yang terkasih nggak pernah berdebat – hati-hati, bisa jadi ada yang salah dalam hubunganmu.

Meski wajar, tetap ada hal yang mesti kamu perhatikan ketika bertengkar dengannya. Salah satunya pemilihan kalimat. Jangan sampai emosi membuat kamu asal bicara, dan akhirnya menyesal setelah semuanya terlanjur kacau balau. Dan beberapa kalimat yang mesti kamu cegah keluar dari mulutmu kalau ingin cinta kalian tetap baik-baik saja.

1. “Jangan suka gede-gedein masalah sepele, deh!”

Masalah itu ralatif via www.pexels.com

Advertisement

Besar kecilnya masalah itu relatif. Kamu nggak bisa menyamaratakan standarmu dengan dia maupun orang lain. Kalau bagi dia masalah itu perlu untuk dibahas dan dicari jalan keluarnya, mestinya kamu ikuti kemauannya agar kalian berdua segera menemukan solusi – supaya dia nggak marah lagi.

2. “Aku tuh nggak bisa diginiin!”

Manja via www.pexels.com

Ketika ada sesuatu yang dibicarakan, mestinya kamu menghindari mengucap kalimat semacam itu karena mencitrakan dirimu yang egois. Bukannya respect, dia justru kemarahannya bisa bertambah sebab kalimat itu membuatmu seakan menghindar dari kesalahan yang sejatinya bisa kamu jelaskan.

3. “Kamu maunya apa?”

Tertutup via unsplash.com

Kalimat semacam ini mencerminkan dirimu yang nggak terbuka. Seakan-akan kamu puny kuasa sendiri untuk menentukan kemana jalannya hubungan, padahal bukankah hubungan dijalankan oleh dua pihak – bukan hanya kamu semata.

Advertisement

Lagipula belum tentu juga pacarmu ingin melarangmu untuk berbuat sesuatu, boleh jadi ia hanya ingin mengetahui alasan mengapa kamu melakukan hal yang nggak dia suka.

4. “Kamu nggak perlu ngatur-ngatur aku. Aku bukan anak kecil lagi”

Nggak usah pacaran aja kalo gitu via unsplash.com

Tunggu, bukankah ketika seseorang memutuskan untuk menjalin hubungan sejatinya ia telah merelakan pasangannya untuk masuk dalam kehidupannya, begitu juga sebaliknya. Jadi wajar saja kalau–dalam beberapa kesempatan–pasanganmu ikut berpendapat dalam hidupmu.

Baiknya kamu cermati dulu hal apa yang bikin ia tertarik untuk membahas sesuatu yang baru saja kamu lakukan. Kalau saran dia baik, kenapa masih berkeberatan? Lagipula, semakin kamu yakinkan pasanganmu dengan mengatakan ini semakin terlihat sifatmu yang kekanak-kanakan dan belum siap menjalin hubungan.

5. “Jangan egois, ini nggak adil namanya!”

Ego via www.pexels.com

Dalam pertengkaran agaknya kamu mesti menghindari kalimat tersebut sebab kata egois sedikit tendensius. Siapapun nggak suka diberi label semacam itu. Dan seperti yang sudah-sudah kata egois kadang justru malah membuat pasanganmu mengungkit balik keegoisanmu. Dan yang terjadi adalah perdepatan kusir yang bukannya menyelesaikan masalah justru menambahkan masalah.

6. “Terserah lah, aku pusing ngomong sama kamu”.

Kalimat fatal via www.pexels.com

Kalimat semacam ini fatal jika diuacapkan ketika bertengkar sebab selain mencitrakan dirimu yang tertutup, kalimat ini juga secara nggak sadar kamu menghina pasanganmu – seakan-akan ia berbuat seenaknya dan nggak memikirkan kamu. Terang, kamu salah. Selesaikan baik-baik secara dewasa. Intinya jangan diucapkan lagi ya, Guys! Kalau nggak mau semuanya jadi runyam

7. “Aku jadi mikir, kenapa ya dulu aku mau jadi pacar kamu?”

Bosan via www.pexels.com

Ini adalah kalimat yang sangat fatal. Dengan kamu mengucapkan ini secara nggak sadar kamu sudah merendahkan dirimu dan dirinya. Ini mencitrakan dirimu yang nggak konsisten dengan pilihan dan menyiratkan bahwa dia adalah orang yang salah.

Dalam suatu pertengkaran, sejatinya kamu nggak bisa hanya menyalahkan dia saja. Bagaimana pun pacaran punya hukum kausalitas atau sebab akibat – apapun yang terjadi kamu punya pengaruh ke dia, begitu juga sebaliknya. Kalau kamu masih melakukan ini, jangan kaget kalau pasanganmu marah karena merasa terhina.

8. “Kita putus aja!”

Putus? via www.pexels.com

Ini adalah kalimat pamungkas yang acapkali menjadi kalimat yang sering dimainkan. Dikit-dikit minta putus, seperti nggak punya i’tikad baik untuk melanjutkan hubungan. Tindakan ini nggak pantas dilakukan orang dewasa. Selain egois, dikit-dikit minta putus juga menyiratkan bahwa kamu nggak betul-betul komitmen terhadap hubunganmu.

Memang kamu punya kuasa untuk mengakhiri hubungan. Tapi mesti diperhatikan, syaratnya harus berdasar pada logika dan perasaan. Nggak ada apa-apa minta putus, jelas itu kelakuan orang sakit yang nggak berperasaan. Sejatinya putus yang baik adalah yang disetujui kedua belah pihak dan telah dipikirkan secara matang, bukannya hanya sekedar latah terucap begitu saja tanpa ada alasan yang jelas.

Itulah beberapa kalimat yang baiknya kamu hindari kalau kamu masih ingin meneruskan hubungan dengan kekasihmu. Apapun masalah yang melanda hubungan, hendaknya diselesaikan secara dewasa. Jauhkan dari sikap kekanak-kanakan dan perkataan nggak berdasar yang hanya mengikuti amarah saja. Selesaikan dengan kelapa dingin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2Idp54V
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

Libur Long Weekend Mau ke Mana? Yuk ke Desa Panglipuran, Desa yang Paling Bersih di Dunia!

02.44 Add Comment

Liburan ke Desa Panglipuran, Bali

Wisata ke Bali nggak melulu cuma ke pantai semata. Nggak mesti harus ke Seminyak atau wajib ke Kuta. Mungkin bagi kamu yang sering ke Bali, liburan ke kawasan selatan Bali sudah mulai sumpek dan nggak terlalu bisa dinikmati. Pilihan ke kawasan timur maupun utara kini lebih menarik untuk dikunjungi. Bali itu luas lho, nggak cuma di tepi pantai selatan aja!

Mumpung besok long weekend nih, yuk ke Bali lagi. Tapi nggak usah ke pantai-pantai dong, bosen ‘kan ya? Lebih baik kita liburan ke Bali bagian tengah dan utara. Salah satu destinasi yang layak dikunjungi adalah Desa Panglipuran. Seperti apa sih kerennya Desa Panglipuran ini? Yuk simak aja sama-sama.

Pernah disebut sebagai salah satu dari 3 desa terbersih di dunia, Desa Panglipuran memang menjelma sebagai destinasi wisata yang populer di Bali karena pesonanya

desa panglipuran via baliislandsurf.wordpress.com

Advertisement

Desa Panglipuran berada cukup jauh dari Denpasar, yakni sekitar 45 km. Desa ini tepatnya berada di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Jika kamu ingin merasakan suasana yang asri, sangat berbudaya dan kental dengan nuansa adat Bali, Desa Panglipuran harus kamu tuju. Pada tahun 2016 silam, desa ini dinobatkan sebagai salah satu dari 3 desa terbersih di dunia selain Desa Giethoorn di Belanda dan Desa Mawlynnong di India. Memang sih, kalau kamu mengunjungi desa ini pasti akan terasa sangat sejuk dan bersih. Nggak percaya, coba deh kunjungi desa ini pas liburan nanti.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang baru saja berkunjung ke Panglipuran pun kagum dengan keindahan desa ini. Ia pun tak sungkan untuk melempar pujian terhadap Desa Panglipuran

suasana desa panglipuran via www.kintamani.id

“Destinasinya memang sangat unik. Kehidupan masyarakat, pola komunikasi, mempertahankan tradisi dan budaya lokal, termasuk dalam urusan sosial, komitmen untuk kebersihan bersama, keamanan dan kenyamanan bersama sangat kental dengan nuansa Bali,” puji Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dari gerbang depan, tampak bahwa desa ini sangat unik dan sangat terasa Balinya. Desa ini sudah terlihat rapi sejak di pintu masuk setelah melewati Candi Bentar, pintu gerbang kawasan atau perkampungan khas Bali. Kemudian kamu akan menemui tanaman perindang di kanan kiri jalan yang tertata rapi. Suasanyanya hijau dan asri dengan rerumputan dan bunga yang berwarna-warni.

Advertisement

Penghuni desa ini totalnya 985 jiwa dalam 234 kepala keluarga yang tersebar pada 76 pekarangan dengan luas total 112 hektar. Mereka tinggal di rumah yang tata letak dan arsitekturnya hampir sama satu dengan yang lain. Budaya Bali yang kental sangat terasa karena memang warganya teguh memegang ajaran leluhur mereka. Tradisi dan budaya masyarakat panglipuran senantiasa dijaga dan dilestarikan. Maka tak heran jika kebersihan dan kenyamanan pun terjaga dengan baik. Tak terlihat sampah berserakan di desa ini. Oleh karenanya, turis asing pun banyak yang mengunjungi desa ini dan terkagum-kagum oleh pesona Panglipuran.

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Panglipuran? Kapan saja bisa kok, tapi Hipwee Travel sarankan saat hari raya Galungan

galungan di panglipuran via sportourism.id

Kamu bisa mengunjungi Panglipuran kapan saja sih, nggak ada batasan waktu kok. Waktu terbaik untuk liburan ke desa Pengelipuran adalah pada saat hari raya Galungan. Karena penduduk desa akan memasang penjor di depan rumah mereka. Tapi sebaiknya jangan datang di musim hujan, ‘kan nggak bisa foto-foto cantik di jalanan desanya yang keren banget itu.

Tiket masuk ke Desa Panglipuran relatif murah kok. Hanya 15 ribu rupiah saja untuk turis domestik dan hanya 20 ribu saja untuk turis asing. Untuk menuju ke sana sebaiknya kamu menggunakan kendaraan pribadi atau minta diantarkan mobil travel karena belum ada transportasi umum ke sana. Lebih baik sih sewa motor aja, cuma 75 ribu seharian. Jadi kamu bisa puas liburan ke Panglipuran dan sekitarnya.

Besok long weekend nih, cucok meong nih kalau liburan ke Panglipuran. Yuk cuss…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2IepVi9
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

[REVIEW] 4 Faktor Penyelamat dalam Film Danur 2: Maddah yang Bikin Jantung Kamu Olah Raga Tipis-Tipis

02.44 Add Comment

Review film Danur 2: Maddah

Sajian awal Danur 2: Maddah memang ampun-ampunan bagi yang penakut. Kemasan adegannya mengambil gaya banyak film horor yang pernah berhasil sebelumnya. Sayang, penyelesaian konflik yang disebut-sebut merupakan kisah nyata ini justru mengundang tanya, "Ah, masa sih ini bukan fiksi?"

6.5/10

RATING

Selamat malam Jumat!

Semoga ketika membaca telaah (review) ini kamu nggak sedang berada di kamar sendirian malam-malam. Pun sendirian, percayalah, ada insan yang menemanimu. Siapa pun itu. Seperti kutipan yang saya tangkap dari film Danur 2: Maddah:

Advertisement

Yang nggak kelihatan itu bukan berarti nggak ada.

Judul dalam artikel ini sebenarnya membutuhkan banyak penjelasan dan memunculkan pertanyaan, Kenapa sih Danur 2: Maddah butuh diselametin? Bukankah nggak ada yang sedang ulang tahun? Jadi, pada film Danur sebelumnya, banyak aroma-aroma kekecewaan yang tercium. Mulai dari mereka yang merupakan pembaca setia novel Danur yang merasa jalan cerita film jauh berbeda, hingga penggemar horor yang merasa gagal menemukan kengeriannya. Sekuel kedua kali ini, sutradara Awi Suryadi berhasil menyelamatkan aksi Prily dan kawan-kawan. Tapi sayangnya baru sekadar selamat saja nih, belum menggelegar untuk ukuran film horor Indonesia yang standarnya makin tinggi.

1. Penyelamat film Danur 2: Maddah adalah plot yang lebih rapi dan penanjakan cerita yang ciamik dibanding Danur: I Can See Ghost

Siapa tuh yang main piano? via www.wowkeren.com

Film horor memang selalu identik dengan adegan mengagetkan yang cukup ngeselin. Tapi setelah tensi ketegangan berkurang, plot dan narasilah yang pada akhirnya terngiang sampai penonton pulang. Menurut saya sih jalan cerita adalah hal yang nggak boleh jadi recehan di sajian horor mana pun. Tentu saja karena kita sedang berhadapan dengan cerita yang menyinggung takhayul, di mana nggak semua orang percaya hal gaib. Jalan cerita A-B-C sederhana nggak akan bisa menyelamatkan keberhasilan film horor meskipun porsi jumpscare dan make up hantunya sudah pol nampol.

Advertisement

Danur 2: Maddah diawali dengan establishing yang cukup bikin bergidik di mana seorang kakek-kakek bercerita tentang hantu perempuan yang suka memainkan piano. Sejurus kemudian dia merapalkan lagunya. Na na na na na …. Duh, ini jenis establishing yang kreatif meski pada akhirnya sedikit membocorkan plot yang seharusnya bisa jadi twist.

Nah, penanjakan cerita dan penampakan demi penampakan yang ditampilkan di awal juga nggak kayak kerupuk garing yang hanya bikin teriak-teriak, lalu sudah. Kengerian hantu Noni Belanda dengan postur tinggi ditampilkan berulang-ulang dengan jenis kengerian yang beda. Sumpah, hal ini sangat menyelamatkan film ini dari kegagalan.

2. Bukan lagi kuntilanak yang suka nyisir, karakter hantu di sekuel Danur ini lebih ngawur dan hobi banget resek

Sophia Latjuba yang porsi tampilnya sangat sedikit via hiburan.metrotvnews.com

Jika kamu penonton film Danur instalasi pertama, kamu mungkin sulit move on dari karakter hantu tukang nyisir yang diperankan Shareefa Danish. Tapi tenang, di Maddah ini kamu akan ketemu hantu bule yang nggak kalah seram. Secara pribadi saya nggak merinding kalau hanya lihat hantu lokal, tapi kalau hantunya sudah tinggi besar, berambut pirang, bergaun mewah layaknya Noni Belanda dengan ketawa yang nyablak, ampun deh! Sebelumnya saya mohon maaf, Guys, kalau saya agak ngasih bocoran. Tapi sungguh, karakter hantu di Maddah ini sangat resek, ngerjain manusia secara totalitas.

3. Porsi jumpscare, meski agak terlalu banyak tapi dihadirkan dalam tensi yang pas. Sutradara berhasil menukil gaya James Wan

Tokoh Risa kesurupan, tapi tetap imut. via www.teen.co.id

Jumpscare selama ini adalah elemen yang hampir fardhu ‘ain buat film horor. Tapi jumpscare yang berlebihan juga sangat beracun dan bikin penonton malah kebal dengan kengerian. Musik yang dihadirkan dalam Maddah lebih banyak mengambil bunyi-bunyi efek yang alami, bikin penonton merasa lebih dekat dan serasa ada di set. Sayangnya musik ala biola rusak dan piano gonjreng agak berlebihan. Musik ini seperti sengaja dibuat pol-polan untuk menyelamatkan beberapa adegan yang kurang seram. Tapi melihat penonton satu studio yang histerisnya jor-joran, saya jadi percaya jumpscare dalam Maddah memang elemen penyelamatnya juga.

Padahal tanpa jumpscare kengerian horor itu sebenarnya jadi lebih awet. Misalnya di film The Blair Witch Project (1999) dan Paranormal Activity (2007).

4. Warna pucat, disturbing angle, hingga art yang sudah khas horor banget cukup membuatmu mengingat setting film ini di kemudian hari, lalu ketakutan sendiri

Pohon, rumah tua, ayunan, dan gaun lawas. via topmetro.news

Tone warna pucat di Maddah akan mengingatkan banyak orang pada film horor ala Holywood. Meski nggak sesempurna itu, paling nggak Maddah bisa menampilkan bidikan yang nggak mengecewakan. Membuat film horor ini jauh dari prasangka kalau hanya dibuat untuk kepentingan komersil belaka. Lebih jauh, Maddah itu karya seni yang garapannya cukup serius. Tapi lagi-lagi, terlalu banyak pengambilan gambar yang dibolak-balik (disturbing angle) membuat seolah-olah Awi Suryadi berusaha banget bikin film jadi seram, ngeri, dan mengganggu. Entah mengapa saya merasa porsi ini berlebihan dan improvisasi yang jadi sia-sia.

Apa yang disayangkan adalah penyelesaian yang lucu. Iya, lucu. Dan mengingatkan saya akan film Harry Potter saat Dementor menghilang

Pemeran aslinya cantik kok. Tenang. via www.layar.id

Sebagai film yang mengklaim cerita ini berdasarkan kisah nyata (atau setidaknya sekadar terinspirasi dari kejadian nyata), penyelesaian film ini justru terasa sangat fiktif. Bagian tersulit dari horor memang ketika setan-setannya sudah diperkenalkan. Bertaruh antara kesannya jadi nggak seram atau penyelesainnya jadi kentang’. Tokoh antagonis (baca: hantu) yang selama ini mengganggu ternyata musnah hanya dengan menyobek buku. Alamak!

Selanjutnya yang sangat mengganggu saya dan bikin agak nggak masuk akal adalah adegan rumah sakit yang: Ya, Tuhan, rumah sakit mana yang semua lampunya korsleting dan lorongnya sesepi itu sih?

Oh, iya, kostum yang dikenakan Prily waktu mau tidur juga sedikit berlebihan. Kostum ini juga ditampilkan di poster film. Anak kuliahan mana yang tidur pakai gaun putih panjang mengerikan? Lagi pula nggak ada yang jual begituan di toko piyama.

Intinya sekitar 45 menit pertama film ini, sajiannya apik banget, semua jurus horor andalan keluar. Namun terakhir, gaco-nya sudah habis deh. Jadi sebenarnya Danur 2: Maddah bisa jauh lebih baik dari ini.

[BONUS SPOILER]

Dua adegan paling menyeramkan sepanjang film~

Coba ditonton, ya, buat menilai kualitas film dalam negeri. via www.brilio.net

Sebagai orang yang bukan penakut namun nggak sepemberani pahlawan revolusi nasional, saya punya dua adegan terseram di film ini. Bagi kamu yang nggak suka bocoran dan menganggap spoiler sebagai aksi kriminal boleh skip paragraf ini.

Adegan paling seram pertama adalah ketika Sophia Latjuba (Tina) sedang khusyuk berzikir. Ketika kamera mengarah ke bayangan di kaca, ternyata ada si hantu Noni Belanda yang duduk di depan Tina sambil mengikuti zikirnya. Nggak lupa sambil geleng-geleng kepala gitu. Ini, nih, contoh elemen ngeri meski tanpa jumpscare.

Adegan terseram selanjutnya adalah ketika Prily Latuconsina (Risa) bertemu hantu Noni Belanda sedang duduk bermain piano dan bertanya pada si hantu, “Kamu siapa?” Lalu si hantu menoleh dan tertawa ngakak cukup lama sampai bikin kamu ingin berkata kasar. Hmmm ….

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2Gkb8lh
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

5+ Alasan Kenapa Bullying Kini Jadi Urusan David Beckham dan UNICEF. Hati-hati Tuh Tukang Bully!

02.39 Add Comment

Alasan bullying atau perundungan jadi perhatian David Beckham dan UNICEF

Sejak 2 hari lalu, jagat maya Indonesia dihebohkan dengan kehadiran pesepak bola legendaris, David Beckham, di SMPN 17 Semarang, Jawa Tengah. Bukan cuma kedatangannya aja yang bikin gempar, tapi juga bikin sosok Sripun melejit. Siswi kelas 9 ini dibilang sangat beruntung karena bisa berfoto, berbincang, sampai bahkan ‘membajak’ Instagram story Beckham selama beberapa jam. Banyak orang jadi iri sama Sripun ini, terutama mereka kaum Hawa, yang sibuk jerit-jerit di kolom komentar. Siapa sih Sripun ini? Kenapa juga ya dia bisa terpilih menemani David Beckham di Indonesia?

Sripun saat mengambil alih Instagram story Beckham. Duh, beruntung banget ya! via www.bbc.com

Tentu saja ini bukan sekadar keberuntungan semata. Sripun memang dikenal sebagai agen perubahan yang memerangi bullying atau perundungan di sekolah, sejalan dengan program The 7 Fund yang memang lagi digalakkan Beckham selaku duta kehormatan UNICEF. Biasanya UNICEF lebih dikenal dengan program-programnya mengentas anak-anak dari gizi buruk atau kemiskinan. Tapi kini bullying masuk dalam jajaran isu yang jadi perhatian khusus mereka. Kira-kira apa alasannya? Kenapa Beckham juga jadi peduli banget sama isu ini? Simak bareng Hipwee News & Feature berikut ini yuk…

1. Bullying bukan lagi masalah yang bisa dianggap sebelah mata. Kalau dari data yang pernah dihimpun, seenggaknya 1 dari 3 siswa usia 13-15 tahun pernah di-bully!

Dialami 1 dari 3 siswa di dunia via viviendolasalud.com

Advertisement

Sebuah data dari UNICEF menyatakan sekitar 1 dari 3 siswa usia 13-15 tahun ternyata pernah mengalami bullying. Umumnya anak-anak di usia itu masih duduk di bangku SMP dan mereka kebanyakan mengalami perundungan di lingkungan sekolah. Padahal sebagian besar waktu mereka sehari-hari dihabiskan di sekolah. Artinya bullying bisa jadi realita yang harus mereka alami setiap hari, dari pagi sampai sore. Duh…

2. Di Indonesia sendiri, kasus bullying termasuk persoalan serius dan bahkan banyak yang pakai tindak kekerasan. Mirisnya, kadang pelaku nggak sadar kalau yang dilakukan itu salah!

Perundungan oleh siswa SMP di Thamrin City seperti ini jadi video viral via style.tribunnews.com

Data bullying di Indonesia juga nggak kalah mencengangkan. Laporan UNICEF, 1 dari 5 siswa di rentang usia yang sama juga dilaporkan pernah dibully. Sebagai bukti, coba deh lihat data aduan dari Kemensos seperti dilansir CNN, terhitung dari awal sampai pertengahan 2017 lalu, ada 117 laporan kasus bullying.

Kalau kamu ingat, pernah ada video perundungan yang dilakukan pelajar SMPN 273 Jakarta kepada satu orang siswi. Dengan masih mengenakan seragam, mereka membully korban, menjambak, hingga memukulnya. Di akhir video, korban bahkan disuruh mencium tangan dan kaki pem-bully. Nggak paham lagi, cuma biar dianggap lebih hebat, mereka tega melakukan itu semua. Kok nggak sadar sama dampak ke depannya ya…

3. Jangan anggap remeh, bullying ini bisa berdampak ke banyak hal yang akhirnya berpengaruh ke masa depan korban. Rasanya itu lho yang nggak bakal bisa dilupakan gitu aja

Bisa berujung ke depresi via indianexpress.com

Advertisement

Jangan kira masalah ini bisa dengan mudah dilupakan, sekalipun korban dan pelaku sepakat berdamai. Perasaan yang sudah terlanjur terluka akan sulit dihapuskan. Pengalaman pahit ini bisa berpengaruh pada aktivitas sehari-hari korban, atau gimana mereka berinteraksi dengan orang lain. Rasa trauma mendalam jelas bukan hal yang bisa dihapus sehari dua hari. Bahkan nggak jarang masalah ini berujung pada bunuh diri.

4. Banyak juga korban yang memilih diam dan memendam perasaannya. Lebih parahnya, ada juga korban yang akhirnya ‘balas dendam’ mem-bully orang lain

Bullying jadi ‘lingkaran setan’ yang mematikan dan sulit di putus di sekolah-sekolah via www.endbullying.org.uk

Saat ditanya Sripun, apakah Beckham pernah dibully, ia pun menjawab pernah. Sama seperti Sripun yang juga pernah jadi korban bullying. Beckham kecil dibully karena dianggap terlalu pendiam. Ia lebih banyak menghabiskan masa kecilnya untuk fokus berlatih bola, membuatnya dijauhi karena jarang bergaul dengan teman-temannya. Salah satu yang disesalkan Beckham saat itu, dia nggak pernah melaporkan apa yang dialaminya kepada ortu atau gurunya. Menurutnya, korban bullying seharusnya nggak perlu takut buat melapor. Karena hanya dengan cara itu pelaku bullying bisa dihentikan.

Yang lebih mengerikan, realita bahwa bullying di sekolah-sekolah seakan-akan jadi tradisi yang mesti dilestarikan. Bukannya melapor, anak-anak baru yang jadi korban bullying kakak kelas justru banyak yang akhirnya melampiaskan amarahnya dan balas dendam ke adik kelasnya nanti. Akibatnya, bullying jadi lingkaran setan yang sulit sekali diputus dan dihilangkan dari realita kehidupan sekolah.

5. Kalau lihat dampaknya buat jangka panjang, bullying ini harus dihentikan sekarang juga! Biar nggak ada lagi korban yang merasakannya

Bahkan bisa bunuh diri via princeromano.blogspot.co.id

Bullying bisa berdampak ke banyak hal, kalian harus tahu itu. Bagi pelaku mungkin apa yang mereka lakukan itu sah-sah aja, dan ‘cuma’ semata-mata bikin korban malu. Tapi dari malu saja, ternyata bisa ngaruh ke kehidupan personal si korbannya. Bahkan juga ke kondisi psikologisnya. Stres, depresi, takut, khawatir, membuat banyak dari korban lebih memilih menutup diri, nggak mau sekolah, bergaul, atau berekspresi. Korban jadi merasa nggak nyaman berada di lingkungannya, yang seharusnya jadi tempat positif buat mereka tumbuh. Jangan kaget kalau masa depan mereka bisa hancur cuma karena pengalaman pahit ini!

6. Pengetahuan soal bullying ini harus dipahami seluruh lapisan masyarakat. Nggak cuma anak-anak, tapi juga guru dan orang tua, biar bisa bareng-bareng mencegah

Beckham juga memberi sosialisasi soal bullying kepada guru, orang tua, dan lingkungan sekitar via jateng.tribunnews.com

Sudah saatnya kita semua bangkit memerangi kasus ini. Para pelaku bullying memang nggak bisa sepenuhnya disalahkan karena mungkin saja perlakuan mereka itu dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, atau pengalaman di masa lampau. Bisa juga karena mereka memang nggak paham betul soal perundungan ini. Karena itulah, udah jadi kewajiban kita semua sebagai generasi muda untuk saling memberi pemahaman, baik kepada anak-anak, maupun guru dan orang tua. Jangan sampai bullying ini memakan korban lagi ke depannya.

Seperti visi The 7 Fund, yang ingin memberantas masalah terkait anak-anak, nggak cuma bullying, tapi juga kekerasan, pernikahan dini, hingga pendidikan yang terbatas. Karena bagi mereka, anak-anak di dunia ini punya potensi luar biasa, asalkan sebagai orang tua, pendidik, dan pemerintah, kita bisa mendukung langkah mereka ke depannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2Gj1246
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica

6 Perlakuan Cowok yang Harusnya Tak Boleh Cewek Terima. Sebab Ini Hanya Obsesi Belaka

02.39 Add Comment

Contoh cowok yang terobsesi pada cewek

Kata orang, cinta itu buta. Bukan hanya mata yang dibutakan, tapi juga hati bahkan pikiran. Tertutupnya mata serta hati ini kadang membuat seseorang bak kerbau yang dicocok hidungnya. Selalu menurut dengan apa yang diperintahkan tanpa mengerti akibatnya. Salah satu hal yang membuat cinta buta ini semakin miris jika disalahgunakan. Apalagi jika sampai ada satu pihak yang dirugikan tapi tak kuasa menolak karena saking cintanya.

Seperti perlakuan yang sebagian cewek zaman sekarang alami. Mereka kadang tak bisa membedakan mana yang namanya cinta dan mana yang obsesi. Semua perlakuan cowok dianggap sebagai cinta dan perhatian. Padahal di sisi lain, apa yang dilakukan cowoknya itu jelas mengekang. Buat kalian (atau mungkin kamu) yang belum paham beda cinta dan obsesi, berikut Hipwee berikan contohnya. Kalau cowokmu sampai melakukan hal-hal ini, berarti kamu hanya dijadikan sebagai objek obsesi mereka.

1. Dia memaksamu untuk selalu lapor sedang apa dan lagi di mana. Kamu serasa bukan pacar, tapi tahanan di penjara

Tadi kenapa nggak lapor? via unsplash.com

Advertisement

Saling memberi kabar kepada pacar memang hal yang wajar. Selain agar bisa mengetahui kegiatan masing-masing, kalian juga bisa serasa dekat lewat kabar yang diberikan. Namun kamu justru jadi pihak yang selalu dituntut untuk memberi kabar kepadanya. Tuntutan ini yang buatmu merasa berat. Sebab dia sudah menentukan jadwal yang harus kamu patuhi bak bawahan yang wajib lapor kepada atasan. Kebebasanmu dalam memberikan kabar kepadanya jelas terenggut. Kamu seakan hidup dalam penjara bersamanya.

2. Tapi giliran ditanya kabar, dia selalu mengabaikan. Baginya kamu bukanlah sosok  penting untuk diberi kabar

Ngapain sih nanya-nanya via unsplash.com

Kamu dituntut untuk selalu lapor tentang kegiatanmu sehari-hari. Namun hal yang sama tak pernah dia lakukan kepadamu. Dia justru membalas kabarmu dengan seenaknya sendiri. Kalau pun kamu bertanya tentang kabarnya, sering kali hanya diacuhkan saja. Baginya, kamu bukanlah sosok penting dalam hidupnya. Sehingga sah-sah saja jika namamu dilompati saat ada beberapa pesan yang masuk secara bersamaan.

3. Melarangmu untuk berhubungan dengan orang lain selain dirinya. Padahal kamu manusia biasa yang perlu berkomunikasi juga

Kamu pilih aku atau mereka? via unsplash.com

Sebelum bersamanya, kamu bisa bebas mengepakkan sayap dan berteman dengan siapa saja. Jadwalmu pun nggak kalah padat. Hampir di setiap akhir pekan kamu selalu punya acara dengan teman-teman. Namun sejak bersamanya, sayapmu dibelenggu. Aksesmu untuk berhubungan dengan teman-temanmu ditutup rapat. Kamu harus mendapatan izinnya saat ingin sekadar bertemu dengan teman-temanmu. Awalnya kamu merasa tidak nyaman. Tapi atas nama cinta, kamu pasrah dan mengikuti aturan mainnya.

4. Cemburunya selalu berlebihan. Kalau nggak main tangan, dia selalu membentakmu sesuka hatinya

Berlebihan aat cemburu via unsplash.com

Advertisement

Tak seperti pasangan pada umumnya, cemburu membuat cowok ini berubah. Dia menjadi cepat marah. Tidak jarang, dia bahkan sampai berani main tangan dan membentakmu layaknya orang lain yang baru ia kenal. Lagi-lagi, kamu larut. Kamu tunduk karena alasannya main tangan dan membentakmu demi kebaikan hubungan kalian.

5. Kalau ada masalah di antara kalian berdua, dia selalu bersikap layaknya korban. Hingga buatmu merasa segan untuk meninggalkan

kamu, satu-satunya pihak yang bersalah via unsplash.com

Playing victim atau bersikap layaknya korban selalu menjadi hobinya. Apalagi saat kalian tengah bertengkar dengan apapun penyebabnya. Kamu selalu dia tempatkan menjadi pihak yang bersalah. Hingga akhirnya kamu pasrah dan menjadi satu-satunya orang yang meminta maaf. Hal ini buatmu tanpa sadar terus terikat dengannya. Kamu menjadi segan dan tak kuasa untuk meninggalkannya meski terus menerus dijadikan korban.

6. Kamu tak punya kendali atas dirimu sendiri. Bahkan akses menggunakan media sosial pun selalu dibatasi

bak hidup di dalam sangkar via unsplash.com

Bersamanya hidupmu berubah total. Kamu layaknya boneka yang dimainkan dengan tali. Selain ruang gerakmu yang dibatasi, hakmu untuk menggunakan media sosialmu sendiri juga diatur olehnya. Apa yang ingin kamu unggah, semua harus atas persetujuan darinya. Kalau tidak, dia jelas akan merah besar dan kembali melanjutkan drama playing victim­-nya.

Cinta seharusnya tak seperti ini. Cinta memang mengenal kata saling berbagi dan mengingatkan, tapi bukan membatasi ruang gerak dan privasi.

Selain mengekang, hal-hal di atas sudah seharusnya tak kamu dapatkan sebagai seorang pacar. Kamu harusnya disayang dan dibersamai. Bukannya ruang gerakmu malah dibatasi. Kalau sampai sekarang cowokmu masih bandel dan terus melakukan hal-hal tersebut, segera tinggalkan! Sebab cintamu hanya bertepuk sebelah tangan. Cowokmu jelas-jelas hanya terobsesi padamu bukannya mencintaimu. Kalau diteruskan, mungkin kamu yang akan rugi sendiri. Sebab cinta dan obsesi akan sulit mendapatkan masa depan di akhir nanti.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



from Hipwee https://ift.tt/2GlHpsn
Info Tentang Perawatan Rambut Klik Saja Green Angelica